Jakarta — Solois muda tanah air, Idgitaf, kembali menyapa para pencinta musik Indonesia lewat karya penuh magis. Setelah sukses dengan karya-karya terdahulunya yang sarat akan pesan emosional, kini ia meluncurkan album terbaru bertajuk Berusaha di Bawah Hujan. Album ini menjadi penanda penting kematangan bermusik sang penyanyi dalam merespons fase baru kehidupannya.
Proses penggarapan album ini memakan waktu yang cukup panjang, yakni sejak Februari 2025 hingga April 2026. Melalui waktu satu tahun lebih tersebut, Idgitaf tidak sendirian. Ia menggandeng sederet produser ternama di industri musik Indonesia, seperti Enrico Octaviano, Lafa Pratomo, Michael Rodovan, Ricco, Rama Harto, hingga Luthfi Adianto. Kolaborasi apik ini berhasil melahirkan aransemen musik yang kaya namun tetap mempertahankan karakter vokal Idgitaf yang khas dan intim.
Bagi Idgitaf, Berusaha di Bawah Hujan bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah ruang refleksi. Melalui lirik-lirik yang jujur dan puitis, ia mencoba menuangkan proses penerimaan diri, perjuangan melewati masa-masa sulit, hingga keberanian untuk tetap melangkah maju meskipun situasi di sekitar tidak mendukung—seperti layaknya seseorang yang tetap berusaha berjalan di tengah badai hujan.
Secara musikalitas, album ini menawarkan eksplorasi yang lebih luas dibandingkan karya-karya Idgitaf sebelumnya. Pendengar akan disuguhkan perpaduan dinamis antara pop emosional dengan sentuhan eksperimental dari para produser yang terlibat, membuat setiap trek di dalam album ini memiliki nyawa dan cerita tersendiri.
Album Berusaha di Bawah Hujan saat ini sudah bisa dinikmati di berbagai platform streaming musik digital di Indonesia. Kehadiran album ini diharapkan mampu menjadi teman bagi para pendengar yang juga sedang berjuang melewati masa-masa sulit dalam hidup mereka.